Error
  • JDispatcher::register: Event handler not recognized.
Banner
Heru Krisna
Written by eko    Wednesday, 09 December 2009 13:12    PDF Print E-mail
Banyaknya publikasi negatif tentang Cinta yang beredar di Indonesia belakangan ini, seperti perselingkuhan, perceraian, keputusasaan, kekerasan dalam rumah tangga, sakit hati, pembunuhan, perang, kelaparan, penindasan, pengabaian, dan lain lain, telah menggerakan seorang Heru Krisna untuk melakukan sesuatu.

Heru Krisna ingin menyampaikan dalam album perdananya “Sungguh Ku Mencintaimu” bahwa CINTA POSITIF, cinta yang membahagiakan, cinta yang Universal itu MASIH ADA.

Menciptakan sebagian besar materi lagu di album “Sungguh Ku Mencintaimu”, Heru Krisna merasa sangat bersyukur bahwa keinginannya untuk mempersembahkan sebuah album yang menyuarakan Cinta Positif dan Humanis Universal dapat terwujud dengan dukungan kuat dari musisi-musisi handal Indonesia seperti: Raidy Noor, Hendri Lamiri, Edi Kemput, Denny Chasmala, Pongky Prasetyo, Opick’Bayou’, Lian Panggabean, OAS TPS, Arie A. Riyanto, Andre Manika, Yan’Arwana’, Wansyah’Arwana’, Netta, Gideon juga Danny Lisapaly dan Acam dua orang sound engineer berpengalaman yang memberikan sentuhan akhir pada saat mixing.

Karir bermusik Heru Krisna bukanlah instant, atau baru saja dimulai.

Heru Krisna semasa masih bersekolah di SMP Negeri 1 Wates dan  SMA Negeri 1 Yogyakarta telah mengenal dunia musik dan tergabung dalam beberapa band yang akhirnya membawanya untuk lebih serius menekuninya saat kuliah di FMIPA UGM.

Poesar Bumi, adalah nama band yang membesarkannya. Dengan format Heru Krisna sebagai vokalis dan pencipta lagu didalamnya, Poesar Bumi cukup populer di masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya pada era tahun 1997 - 2000an. Kepopuleran tersebut juga pernah membuat band tersebut dilirik oleh sebuah produser rekaman di Jakarta, walaupun pada akhirnya album pertama Poesar Bumi gagal edar dikarenakan masalah internal produser rekaman tersebut.

Tidak putus asa dengan kegagalan, Heru Krisna memutuskan untuk bersolo karir dan hijrah ke Jakarta. Aktif menyanyi dan menjadi additional musician dibeberapa band Café dan rohani, pada tanggal 22 Juli 2002, Heru Krisna mulai dikenal lebih luas namanya karena lagu ciptaanya “Ceria Anak” dijadikan lagu tema Hari Anak yang diperuntukkan bagi anak-anak pemulung dan jalanan se-Jabodetabek. Lagu ini berhasil membantu Gerakan Orang Tua Asuh untuk membiayai sebuah gerakan sosial bagi anak-anak pemulung di Jalan Damai, Cipete Jakarta selama 1 tahun.

Selain menciptakan lagu untuk diri sendiri, ada beberapa lagu ciptaan Heru Krisna yang dibawakan oleh orang lain seperti: Ervyl Refilda, Lisa A. Rianto, Ria “Warna” serta beberapa penyanyi lainnya, dan juga Heru Krisna menjadi produser dan A&R dari sebuah label rekaman rohani Angelus Music.

Totalitasnya untuk membagi Cinta Kasih kepada sesama juga diwujudkan dengan membuat Ten Percent Management, sebuah artis management dan promotion yang mempunyai komitmen untuk mendonasikan 10% dari semua pendapatannya sebagai dana sosial.
 

Heru Krisna fans page: http://www.facebook.com/sahabatherukrisna
Last Updated ( Friday, 12 February 2010 14:25 )
 

Add comment


Security code
Refresh